Batman Needs Robin; You Need a Partner in Your Life

Batman Need Robin
Robin memang masih muda, namun bukan berarti ia tidak berguna bagi Batman. Sosok Robin terkadang diremehkan, walaupun ia memiliki banyak potensi sebagai seorang partner.Bagi kalangan penggemar superhero, film yang mereka tonton atau komik yang mereka baca bukanlah tentang pertarungan seseorang dengan kekuatan super yang membasmi kejahatan semata. Call me a geek, namun banyak pelajaran yang bisa Anda dapatkan dari menonton film superhero yang terus bemunculan dan tidak pernah bosan untuk dirilis dengan berbagai perombakan.

Sejak awal, saya sendiri adalah fans berat Batman. Alasannya sederhana, karena ia adalah salah satu superhero yang paling realistis dibanding yang lainnya. Saya memang tetap mengakui hebatnya Superman yang beberapa waktu lalu dirilis dibawah arahan Zack Snyder dengan judul Man of Steel, namun saya tetap menganggap Batman lah yang nomor satu.

Seri terakhir dari Batman yang berjudul The Dark Knight Rises adalah akhir klimaks dari trilogy yang mengundang rasa penasaran, apalagi dengan titik awal diperkenalkannya karakter Robin. Sebagai partner Batman, Robin memang telah lama dikenal lewat komik atau seri-seri lama dari film dan serial TV Batman. Namun Christopher Nolan memutuskan untuk mengangkatnya kembali di akhir trilogy The Dark Knight.

Of course we have some moral things from this geeky stuff. Bayangkan seperti ini: Robin adalah wingman Anda, dan jangan menyangkal dari fakta bahwa Anda tidak butuh seorang partner atau wingman. Telah banyak bukti bahwa memiliki wingman/partner adalah salah satu hal yang wajib bagi pria, karena Anda tidak akan bisa beraksi sendiri.

Why Robin? Karena Robin adalah sosok yang dipandang sebelah mata walaupun ia memiliki banyak kelebihan yang tidak diperhatikan. Begitu juga dengan wingman Anda, pilihlah dengan bijak. Anda memang tidak bisa menilai secara langsung tentang segala hal dari seseorang (unless you're Sherlock Holmes), karena itu Anda bisa mengambil beberapa kelebihan Robin sebagai acuan.

Bersama jutaan orang di seluruh belahan dunia, saya penasaran dengan kelanjutan Batman. Namun tetap saja ada komentar sinis yang terlontar tentang tokoh Robin yang masih dianggap sebagai anak-anak. Sure, Robin memang jauh lebih muda dari Batman. Tapi bukan berarti Batman tidak membutuhkan sosok Robin sebagai partnernya. Saya memiliki beberapa alasan tentang kenapa Robin adalah sosok yang tepat untuk mendampingi Batman:
Robin mengeluarkan Batman dari situasi sulit

Jika Anda membaca beberapa komik Batman atau menonton serial TV-nya, Anda akan mendapatkan beberapa cerita ketika Robin benar-benar menyelamatkan Batman. Tidak ada yang menyangkal bahwa Batman adalah karakter yang hebat, namun bukan berarti ia tidak pernah gagal. Robin sering muncul dalam keadaan sulit, dan akhirnya mengeluarkan Batman dari situasi tak terduga.

Lesson: Partner yang baik akan membantu Anda dalam segala situasi yang sulit. Sehebat apapun Anda, semua tidak dapat dilakukan tanpa bantuan orang lain. Disinilah peran partner Anda, untuk membantu dalam keadaan yang tidak terduga. Sebaliknya, Anda juga harus bertindak serupa jika hal buruk jika partner Anda berada dalam situasi sulit.
Batman lebih stabil dengan kehadiran Robin

Entah Anda memperhatikannya atau tidak, Batman adalah seseorang yang kurang ajar. Ia sering berkata kasar dan bertindak semaunya, termasuk pada Robin. Sosok Bruce Wayne memang masih terpengaruh pada masa lalunya yang keras dan yang didukung dengan harta berlimpah. Namun Robin memilih untuk mengacuhkan sisi buruk Batman, hingga akhirnya Batman menghormati bantuan Robin yang rela melakukan banyak hal untuknya.

Lesson: Tidak semua orang selalu berada dalam keadaan senang. Bahkan jika Anda adalah seseorang yang terkenal humoris, sometimes you need a deep talk with someone you trust. Ini bukan seperti ketika wanita mengungkapkan pada pria (atau sebaliknya) bahwa "you complete me.", namun bagaimana kestabilan emosi seorang pria bisa terjaga dengan deep talk yang dilakukan dengan seorang partner yang bisa diajak bicara serius. Robin is a prove that Batman is not alone even if he’s rude Demi menjaga identitasnya, Batman menjadi seorang playboy kaya bernama Bruce Wayne. Hal ini memberi kesan bahwa Batman, walaupun memiliki harta berlimpah, adalah sosok yang kesepian dan penuh rasa dendam serta kemarahan dalam dirinya. Kehadiran Robin membuat segalanya berbeda, termasuk dari segi plot. Robin membuat jalan cerita Batman menjadi tidak mudah ditebak dan tidak membosankan.

Lesson: Again, you're not alone. Anda harus memiliki seorang partner yang setidaknya bisa diajak berbuat bodoh bersama, atau sekedar agar tidak sendirian ketika minum di bar. Tentu saja bersama wanita akan terasa lebih baik, namun disinilah letak kelebihan wingman. Jika Anda nervous ketika akan menghampiri seorang wanita menarik dan tidak dikenal, Anda bisa meminta bantuannya dengan berbagai cara.

I think that's it. Melalui poin-poin ini, Anda bisa belajar banyak hal. Tidak hanya untuk diaplikasikan pada kehidupan sosial Anda, namun bisa dilakukan dalam hal lain seperti memilih partner atau kolega di kantor. For the last time, you need a partner in your life. Cheers.

No comments

Powered by Blogger.