Various Types of DJ


DJ
Beberapa jalur yang bisa ditempuh oleh seorang DJ.You are what you do. Sukses atau tidaknya seorang DJ tergantung seberapa besar usahanya.Memilih jalan sebagai seorang DJ alias Disc Jockey memang belakangan ini banyak diambil orang karena eksistensi musiknya yang seakan terus berkembang dan tidak pernah pudar. Sebenarnya, memiliki pekerjaan atau hobi yang berhubungan dengan hal ini tidaklah buruk, tetapi ada beberapa poin yang harus Anda penuhi agar bisa tetap konsisten dan tidak hilang ditelan waktu.

Semakin banyaknya jumlah DJ membuat musik dunia malam semakin beragam, mulai dari trance, drum & bass, industrial, dubstep, dan masih banyak lagi. Perkembangan musik elektronik yang mulai kencang pada dekade 1980an juga memunculkan wajah-wajah baru di dunia musik, yang juga berdampak buruk dimana persaingan akan menjadi semakin ketat.

Kali ini  akan memberikan informasi mengenai tipe-tipe DJ untuk Anda. Ada yang mapan dan terkenal, ada juga yang biasa-biasa saja dan kurang terkenal. Ya, untuk menjadi seorang DJ yang sukses memang tidak mudah. So, check this list out!


College DJ

College DJ alias DJ Kampus. Hahaha, pastinya DJ seperti ini ada di lingkungan Anda. Entah diri Anda sendiri, atau mungkin teman terdekat Anda. Ini adalah langkah awal untuk berkarier sebagai DJ. Istilah "memulai dari nol" sangat tampak disini, dimana mayoritas dari mereka bermain di acara-acara yang dibuat oleh teman-teman kuliah atau bar kecil yang sedang melakukan promosi.

Perjuangan masih sangat panjang jika Anda masih berada di tahap ini. Karena persaingan dengan DJ dari luar lingkungan Anda masih sangatlah banyak. Bahkan teman dekat Anda sendiri bisa saja jadi saingan Anda dalam bermusik sambil meniti karier.
Mainstream DJ

DJ yang paling sering kita jumpai di dunia ini adalah para Mainstream DJ. Ya, mereka para DJ yang mengikuti selera pasar, dan kebanyakan dari mereka memainkan lebih dari satu genre karena tuntutan pasar. Mereka mencoba tetap up-to-date dengan musik-musik elektronik yang ada, bahkan musik non elektronik sekalipun yang sekiranya menarik dan terkenal.

Bermain di klub besar sambil membawakan lagu-lagu dari beberapa penyanyi perempuan terkenal seperti Katy Perry, Ke$ha, atau Nicki Minaj menjadi salah satu ciri khas mereka. Pastinya dengan kualitas mix yang bisa membuat para clubbers berteriak histeris sambil mengangkat tangan mereka.

Underground DJ

Banyak sekali cibiran mengenai para DJ dari lingkungan ini. Underground DJ biasa terlihat di klub-klub minoritas, yang biasanya tampak unik. Para DJ ini biasanya memiliki pola pikir yang berbeda dengan para Mainstream DJ. Mereka lebih mengejar kepuasan dirinya dan juga crowd dengan membawakan lagu-lagu yang memang dia sukai, bukan mengikuti selera pasar. Sidestream alert, guys!

Jika dilihat dari lagu-lagu yang mereka bawakan, istilah Indie DJ juga layak disematkan kepada mereka. Musik-musik non-mainstream berkumandang saat para DJ ini siap didepan deck mereka. Musik keras juga kerap terdengar dari beberapa setlist yang mereka buat, seperti industrial atau drum & bass.

Analog DJ


The real disc jockey! Para DJ Analog ini biasanya memiliki perangkat serta setlist yang old skool. Bermain dengan analog DJ set, dan menciptakan sebuah suasana yang berbeda dari DJ biasanya. Para DJ ini biasanya juga kerap bermain dengan koleksi vinyl mereka, yang membuat kualitas suara yang mereka buat lebih bagus.

Memang DJ seperti ini sudah cukup langka untuk ditemukan. Gaya bermain mereka yang sangat authentic juga menimbulkan banyak decak kagum dari berbagai pihak, karena gaya bermain mereka sangatlah berbeda dengan para DJ modern yang bermain dengan mengandalkan laptop atau CDJ sebagai senjata utama mereka.


Media Player DJ


Sebutan DJ abal-abal berhak Anda berikan kepada DJ seperti ini. Ini adalah kumpulan DJ yang hanya memainkan lagu dengan menggunakan software dari laptop mereka. Bahkan sebagian dari mereka membawakan lagu yang telah di remix oleh DJ lain yang mereka download dari berbagai situs musik yang ada di internet.

Mereka hanya sedikit merubah pitch atau mungkin menambahkan efek delay dalam lagu yang mereka bawakan. Dengan modal seperti itu, rasanya DJ seperti ini tidak akan mendapat apresiasi lebih karena kurang kreatif dan hanya sekedar membawakan remix dari orang lain saja. Too bad, buddy!

Sukses atau tidaknya Anda menjadi DJ adalah sebuah pilihan dari jalan yang Anda tempuh. Sisi kreatif Anda menjadi kunci yang bisa membuat Anda terkenal dan menjadi idola banyak orang, tanpa melihat gender dan usia sekalipun. You are what you do, guys!

No comments

Powered by Blogger.